|
Ujung Kulon Marine Life
Taman Nasional Ujung Kulon memiliki berbagai macam habitat laut. Habitat laut diTaman nasional ini meliputi pantai berbatu, rawa-rawa, hutan bakau, daratan berlumpur, rumput laut, terumbu karanh dan alut laut, dengan menyimpan berbagai bentuk kehidupan bawah laut yang sangan mempesona
Ikan
Ikan karang yang berwarna merupakan jenis ikan yang paling mudah dujumpai terutama di pesisir Pulau Peucang dengan warna bentuk yang mengikuti alam sekitarnya
dari beberapa ikan hias, yang paling menarik adalah ikan Moorish Idl, Jenis ikan ini bercorak garis – garis vertical putih, jingga, kuning jeruk, serta dengan titik – titik putih, dan memiliki sirip – sirip panjang putih yang bergerak gemulai. Ikan hias ini menyukai tempat – tempat yang tenang
Ikan kupu – kupu memiliki variasi warna dari putih kuning dan orange dengan bintik – bintik hitam serta biasanya terdapat gsris hitam vertical melauli mata. Jenis ikan hias ini biasanya hidup berpasangan – pasangan, dan apabila dalam keadaan bahaya, ikan – ikan ini mengunakan siripnya untuk melindungi dirinya dengan cara menempel pada celah – celah karang di sekitarnya
Ikan Badul (clownfish) yang paling umum di Ujung kulon adalah ikan hias yang berwrna coklat keemasaan dengan garis putih melingkar tubuhnya. Ikan hias ini sering di jumpai berindung di antara tangan – tangan anemone Lendir dari ikan badul mengandung zat yang membuat anemone percaya bhwa ikan badul itu sebagai bagian anggota tubuh nya
Jeniscimayang camping ikan lainya yang sanga menarik adalah Ikan Bidadari (engelfish), yang memiliki sirip – sirip memanjang berduri berwarna biru dan kuning, serta berekor kuning cerah
Ikan his sing (lionfish) adalh jinis ikan hias spektakuler yang pada bagian punggunya tertutup oleh duri beracun ikan hias ini, tanpa menggerakan tubuhnya, melayang, di atas karang dengan membentangkan siripnya yang bergaris hitam dan putih seperti seekor burung yang sedang terbang. Akan tetapi jenis ikan ini akan menyerang dengan duri punggunya yang beracun, apabila di dekati
Seringkali juga, ikan kakatua (parrotfish) mempnyai gigi- geligi bersatu, yang menyerupai peruh. Dengan gigi semacam ini, ikan kakatua dapat menghancurkan karang dan molusca menjadi pasir yang halus mereka tidur di dalam ke popong lepasan yang di bangun dari campuran lender, pasir dan rumput laut di celah – celah batu karang
Sednagkan, satwa mamalia laut ynag sering mendatangi kawasan Taman National Ujung Kulon adalh jenis lumba – lumba laut, yang sering terlihat, serta dugong atau ikan paus betina yang kadangkala muncul di perairan laut

|